Perbandingan Bahan Brosur: Mana yang Paling Awet Dibawa Pulang Pengunjung Pameran?
Salah satu pertanyaan paling sering muncul menjelang cetak brosur pameran: kertas apa yang sebaiknya dipakai? Jawabannya tergantung budget dan seberapa lama brosur perlu “bertahan” di tangan pengunjung.
HVS (70-100 gsm)
Paling ekonomis, cocok untuk brosur yang sifatnya informasi sekali baca lalu dibuang, misalnya jadwal acara atau flyer promo harian. Kekurangannya, kertas ini mudah kusut kalau terlipat di dalam tas seharian.
Art Paper (120-150 gsm)
Permukaan lebih halus dan warna lebih hidup dibanding HVS, harga masih terjangkau. Pilihan yang seimbang untuk brosur pameran standar cukup awet untuk dibawa pulang tapi tidak terlalu mahal untuk dicetak dalam jumlah besar.
Art Carton (190-260 gsm)
Lebih tebal dan kaku, memberi kesan premium. Cocok untuk brosur company profile atau katalog produk yang ingin terlihat lebih eksklusif biasanya dipakai perusahaan yang menyasar calon klien korporat, bukan pengunjung umum.
Rekomendasi Cepat
- Budget terbatas, jumlah besar → HVS 80 gsm
- Brosur standar pameran, ingin tampil rapi → Art Paper 120 gsm
- Company profile / katalog premium untuk klien korporat → Art Carton 210 gsm
Selain jenis kertas, laminasi doff atau glossy juga memengaruhi daya tahan laminasi membuat brosur lebih tahan lipatan dan sedikit tahan air dari tumpahan minuman yang sering terjadi di area pameran.
Percetakan Digital Jakarta Timur menyediakan seluruh pilihan bahan ini untuk kebutuhan cetak brosur kamu di Jakarta Timur. Konsultasikan kebutuhan dan budget pameran kamu via WhatsApp, tim kami bantu tentukan kombinasi bahan dan finishing paling sesuai.
